634x90 Banner
468x60 Banner

Rabu, 27 Agustus 2014

Dongeng Seorang Petani dan Keledai

Dahulu kala ada seorang petani yang sangat baik budi pekertinya, suka menolong dan senantiasa membantu para tetangga tetangganya yang sedang mengalami kesulitan.

Kesederhanaan Petani itu membuat hidupnya dipenuhidengan kebahagiaan dan keharmonisan, Meski penghasilan yang diperoleh dari bertani tersebut tidaklah cukup untuk menghidupi ke 5 anaknya yang masih kecil2.
Karena ada seatu kebutuhan ang sangat mendesak, pada watu itu salah satu anaknya minta dibelikan sesuatu, akhirnya dia bermaksud untuk menjual salah satu kambingnya di pasar.
Petani berharap agar kambing nya nanti dapat terjual dengan harga yang cukup bagus, agar bisa membahagiakan anak2nya nanti.
Akhirnya, pagi2 benar pak tani berangkat dengan anaknya pergi kepasar.

Baru berjalan 1 km dari rumahnya, beberapa pejalan kaki yang tiba2 menertawaknnya sambil berkata : " Bodohnya orang itu, la wong ada keledai kok ndak di tunggangi"
pak petani tersebut tidak suka jika ada yang menghina atau menertawaknnya, akhirnya dia menyuruh anaknya untuk naik ke punggung kuda terset, dan melanjutkan perjannanya.
saat erjalan lebih jauh, bertemu lagi dengan seorang pejalan kaki dan dia pun berkata," Wahai anak muda, tega benar kau menyuruh ayahmu untuk menuntun keledainya, sedangkan kau enak enakan yang duduk diatas keledai itu, bukannya kau yang lebih kuat untuk berjalan kaki??.
Melihat hal itu, lantas anaknya tadi langsung turun dan menyuruh orang tuanya untuk duduk diatas keledai dan anaknya yang menuntunnya.

Saat tiba di suatu desa, ada segerombolan perempuan yang baru saja belanja di pasar, ketika melihat petani itu, mereka pun juga menggunjing dan berkata " begitu teganya orang itu, anaknya malah disuruh jalan kaki, sungguh orang tua yang tidak punya belas kasihan"
sepontan mendengar omongan tersebut, pak petani menyuruh anaknya untuk naik bersama2 diatas keledai agar tidak ada lagi yan menertawakan dan menggunjingnya lagi.

Saat hampir tiba di pasar, bertemu lagi dengan pejalan kaki dan mereka pun menggunjing atas apa yang dilakukan oleh pak tani dan anaknya,
'"sungguh  tega orang itu, lihatlah, keledai sekecil itu, mereka tunggangi berdua"

Mendengar hal itu, pak tani dan anaknya pun turun dan melanjutkan perjalanan ke pasar.
sesampainya di pasar, semua orang yang melihat petani dan anknya itu tertawa semua dan mengejek petani itu,
seraya bergata" hahahaa... Lucunya orang itu, keledai yang seharusnya ditungangi kok malah di ikat dan pikul.. gila kali orang itu..
hahaha

Petani itu pun lantas berkata kepada anaknya
" lihatlah nak, ketika kita melakukan sesuatu, pasti banyak orang yang akan menilai dan beranggapan buruk pada kita"
Lakukan sesuatu dan jangnlah mendengarkan apa yang orang lain omongkan padamu

#Ali Imron

0 komentar:

Posting Komentar